12 July 2024

Salah satu sudut kompleks 6 rumah ibadah di Universitas Pancasila. (Januari 2024/S. Maduprojo)


Mungkin ini baru satu-satunya di Indonesia, atau bahkan di dunia: ada enam rumah ibadah berjajar berdiri di satu tempat.

Dan, ini bukan miniatur atau rumah contoh, lo. Kalau melihat masjid dan gereja berdampingan, atau gereja dan vihara bersebelahan, hal itu sudah banyak ditemui. Selain Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral yang berdampingan, Gereja KKNP Kota Baru dan Masjid Al-Muttaqin di Kupang, Nusa Tenggara Timur, misalnya, juga bersebelahan.

Ya, pada 2022, Universitas Pancasila—sebuah perguruan tinggi swasta yang berlokasi di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan—membangun enam sarana rumah ibadah pemeluk agama yang diakui di Indonesia, yaitu Masjid At-Taqwa, Gereja Katolik Santo Petrus, Grha Layanan Kristen, Vihara Dhamma Sasana, Pura Widya Santika, dan Kelenteng Da De Miao. Keenamnya berjajar di lingkungan kampus tersebut, tepatnya di samping Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sebagai cerminan toleransi beragama dan saling menghargai antar-sesama. Peresmian keenam rumah ibadah ini dilakukan pada Rabu, 5 Januari 2022, oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin, disaksikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, serta para duta besar dari negara-negara sahabat.

LIHAT JUGA FOTO LAINNYA: Gedung Widya Graha LIPI: Rumah Para Penerka

Masjid At-Taqwa lebih dulu dibangun, yakni pada 2018. Kemudian barulah pada 2021, Kelenteng Da De Miao atau “Kebajikan Agung”, Vihara Dhamma Sasana, Gereja Protestan Grha Layanan Kristen, Pura Widya Santika, dan Gereja Katolik Santo Petrus selesai dibangun.

(S. Maduprojo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *