Foto: Freepik.com

Akhir-akhir ini, kerap muncul istilah newbie, atau sering ditulis “nubie”.

Sejumlah literatur menjelaskan bahwa bahasa gaul itu digunakan untuk menyebut seorang newcomer, pemula, alias pendatang baru. Lantas, dari mana sih asal kata ini dan kapan mulai digunakan?

Laman situs web Etymonline.com menjelaskan, kata newbie sudah digunakan sekitar tahun 1969, yang merujuk pada makna “pendatang baru” atau “orang baru dalam sebuah situasi yang ada”. Merujuk buku A Dictionary of Soldier Talk, kata ini juga disinyalir digunakan secara terbatas oleh tentara-tentara Amerika Serikat dalam Perang Vietnam sebagai bahasa slang pada 1960-1970-an untuk menyebut orang-orang baru di unit mereka. Dalam bidang teknologi informasi, istilah newbie sudah muncul dalam grup-grup diskusi pada 1980-an, dimaksudkan untuk menyebut pengguna teknologi baru komputer ataupun Internet.

Baca Juga: Bjorka: Si ‘Setan’ Maya

Literatur lain menuturkan, dalam bahasa Inggris pertengahan, sekitar abad ke-15, ada istilah newing yang bermakna “a new thing” alias sesuatu yang baru. Nah, kata new saat itu digunakan untuk mengungkapkan “kadet Angkatan Laut selama mereka melakukan latihan pertama kali di kapal”. Lalu, pada 1830-an, sudah ada kata newie yang digunakan di Inggris dan Australia untuk menjelaskan makna “new thing” atau sesuatu yang baru. Dugaan lain, di Inggris, kata newie digunakan dalam sistem pendidikan di sana untuk menyebut “anak baru”.

Ada juga yang menduga istilah newbie merupakan gabungan dari kata newborn + baby atau kependekan dari istilah new boy atau new beginner.


Olok-olok

Pada 1990-an, muncul varian kata newbie, yakni noob dan n00b. Istilah ini digunakan secara bergantian dalam konteks game. Namun, berbeda dengan newbie, yang lebih berkonotasi positif, kata noob lebih bermakna olok-olok untuk para gamer “pemula” yang dinilai belum bisa berbuat apa-apa. Istilah noob digunakan untuk merendahkan mereka yang baru berkecimpung di dunia game. Bahkan julukan noob dimaksudkan untuk menyebut para gamer pemula yang kemampuannya menjengkelkan dan cenderung tidak bisa diperbaiki. Hidiiiih, parah, ya…

(S. Maduprojo, www.etymonline.com, www.digitaltrends.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published.